”Abu Nawas Menjadi Imam Masjid”
Saat itu hari Jumat telah tiba, tiba saatnya Abu Nawas menjadi imam dan
khotib masjid berikut ceritanya :
Setelah pamit dengan istri tercintanya, Abu Nawas lalu pergi menuju menuju
masjid. Beberapa saat kemudian terdengar suara adzan. Umat Islam para pria
beramai-ramai berkumpul di masjid dan berhenti sementara dari segala aktifitas.
Warga senang karena yang menjadi imam adalah idola mereka Abu Nawas.
Beberapa saat sebelum Abu Nawas berkhutbah, dilihatnya banyak orang yang
mengantuk dan tertidur lalu Abu Nawas memiliki ide cemerlang untuk mengatasi
ini. Lalu beliau berteriak “Api… Api… Api…” kejut Abu Nawas dengan keras.
Tentu saja para jamaah terbangun dengan kagetnya dan menoleh kesana kemari
mencari tahu dari mana asal apinya, ”Dimana apinya, dimana,” teriak
jamaah.
Abu Nawas yang melihat para jamaah terbangun dan panik, lantas Abu Nawas meneruskan khutbahnya tanpa peduli pertanyaan para jamaah mengenai letak apinya.
“Api yang dahsyat di neraka, bagi mereka yang lalai dalam beribadah,” kata Abu Nawas dalam khutbahnya.
Abu Nawas yang melihat para jamaah terbangun dan panik, lantas Abu Nawas meneruskan khutbahnya tanpa peduli pertanyaan para jamaah mengenai letak apinya.
“Api yang dahsyat di neraka, bagi mereka yang lalai dalam beribadah,” kata Abu Nawas dalam khutbahnya.