Senin, 01 September 2014

Lebih Hebat Siapa?



“LEBIH HEBAT SIAPA?”

     Di tengah jalan, ada seorang pak Lurah yang sangat sombong tak sengaja bertemu dengan seorang pak Ustad yang arif dan bijaksana. Percakapan pun terjadi......
     Pak lurah: “Pak ustad, menurut anda lebih hebat siapa, saya atau RT?
     Pak Ustad: “Tentu saja lebih hebat bapak, pangkat lurah kan lebih tinggi 
                         dari RT.”
     Pak Lurah: “Kalau sama Camat, lebih hebat siapa?”
     Pak Ustad: “Tentu saja hebat bapak, bapak kan yang mengendalikan 
                        semuanya.”
     Dengan berbangga hati mendengar jawaban dari sang ustad, pak lurah pun bertanya lagi.
     Pak Lurah: “Saya mau nanya lagi nih pak Ustad. Lebih hebat siapa, 
                         saya atau Nabi?”
     Dengan nada yakin, si ustad pun menjawab lagi.
     Pak Ustad: “Tentu saja bapak lebih hebat.”
     Pak Lurah pun kaget mendengar jawaban dari sang Ustad.
     Pak Lurah: “Kok bisa begitu pak?”
     Pak Ustad: “Bapak lebih hebat dari pada nabi. Nabi sangat takut kepada 
                         Allah, sedangkan bapak tidak takut sama sekali.”
     Pak Lurah: (KEJANG TIBA2)

Tukang Becak Vs Kuntilanak



“TUKANG BECAK VS KUNTILANAK”

    Suatu malam, malam yang sangat dingin dan sangat membuat bulu kuduk merinding. Tampak seorang tukang becak masih setia menanti penumpang, padahal sudah jam 11 malam, tapi tukang becak itu tidak putus asa menunggu. Mungkin masih ada yang ingin naik becak nya, pikirnya.
    Tak lama kemudian, datang seorang wanita berbaju putih dan berambut panjang mendekatinya.
     “bang, anterin saya pulang bang...” terdengar suara nya yang parau dan pandangan mata nya yang kosong.
    “Anterin ke mana neng?”
    “Jalan aja bang, ntar saya tunjukkin tempatnya.”
     Tanpa ada rasa curiga sedikit pun, si tukang becak langsung mengantar si wanita itu ke tempat tujuannya. Tak lama kemudian, mereka sampai. Wanita tersebut meminta si tukang becak berhenti tepat di depan kuburan. Barulah tersadar si tukang becak bahwa wanita yang di antar nya itu bukan manusia, karena tak sengaja si tukang becak melihat kaki wanita itu tidak menapak ke tanah saat turun dari becaknya. Dengan penuh rasa takut yang luar biasa, si tukang becak pun berkata sambil bergidik ngeri..
     “Hiiiii kuntilanak.......”
     Kuntilanak itu pun langsung memandang si tukang becak dengan tatapan sinis dan menjawab......
     “Masih mending gue,dari pada elu tukang becak!”
     Wkwkwkwkwkwkwk.......

Minggu, 31 Agustus 2014

Cerpen Lucu "Abu Nawas"



”Abu Nawas Menjadi Imam Masjid”

Saat itu hari Jumat telah tiba, tiba saatnya Abu Nawas menjadi imam dan khotib masjid berikut ceritanya :
Setelah pamit dengan istri tercintanya, Abu Nawas lalu pergi menuju menuju masjid. Beberapa saat kemudian terdengar suara adzan. Umat Islam para pria  beramai-ramai berkumpul di masjid dan berhenti sementara dari segala aktifitas. Warga senang karena yang menjadi imam adalah idola mereka Abu Nawas.
Beberapa saat sebelum Abu Nawas berkhutbah, dilihatnya banyak orang yang mengantuk dan tertidur lalu Abu Nawas memiliki ide cemerlang untuk mengatasi ini. Lalu beliau berteriak “Api… Api… Api…” kejut Abu Nawas dengan keras.
Tentu saja para jamaah terbangun dengan kagetnya dan menoleh kesana kemari mencari tahu dari mana asal apinya, ”Dimana apinya, dimana,” teriak jamaah.
Abu Nawas yang melihat para jamaah terbangun dan panik, lantas Abu Nawas meneruskan khutbahnya tanpa peduli pertanyaan para jamaah mengenai letak apinya.
“Api yang dahsyat di neraka, bagi mereka yang lalai dalam beribadah,” kata Abu Nawas dalam khutbahnya.

Cerpen Lucu "Akal Bulus"



“AKAL BULUS”

Waktu itu jalanan macet. Usut punya usut ternyata penyebab nya adalah terjadinya kecelakaan. Seorang wartawan yang memang sedang di suruh bos nya mencari berita langsung berlari menuju ke TKP. Akan tetapi di TKP banyak sekali orang-orang yang berkerumun. Si wartawan tidak bisa melihat apa-apa karena banyak nya orang yang sedang melihat-lihat kondisi korban yang telah tertabrak mobil itu. Si wartawan  berpikir keras bagaimana cara agar dia bisa masuk ke tengah-tengah kerumunan orang-orang itu. Setelah menemukan ide yang cemerlang, dia pun berteriak dengan lantang nya.

     “Minggir..minggir.. saya ayah nya korban.”

     Orang-orang pun langsung menepi dan memberinya jalan. Si Wartawan tersenyum bangga karena berfikir tipu muslihat nya berhasil. Tapi ia merasa aneh dengan tatapan orang-orang yang memandangnya dengan wajah bingung. Setelah ia berhasil masuk ke tengah-tengah kerumunan itu ia pun langsung terdiam dan tak bisa berkata apa-apa. Di lihat nya sang korban telah tergeletak tak berdaya dengan berlumuran darah. Seorang bapak tua berjaket coklat pun berkata padanya.

     “Anda ayah dari korban kecelakaan ini? Tolong segera bawa dia ke rumah
     sakit...”

     Si wartawan langsung pingsan setelah tau bahwa korban tersebut adalah
     seekor monyet kecil..

     Wkwkwkwkwkwkwk......

Minggu, 24 Agustus 2014

Cerpen Lucu "Orgil"



“ORANG GILA VS ABAY”

     Pada saat-saat menjelang hari raya Idul Adha, ada seorang lelaki (sebut saja namanya Abay) separuh baya yang sedang melintasi gang kecil di daerah tempat tinggal nya dengan berjalan kaki menuju ke masjid, sambil membopong seekor kambing di punggung nya. Ia berniat ingin berqurban dengan menggunakan kambing itu. Saat masih dalam perjalanan, lelaki itu melihat ada orang gila yang sedang ketawa-ketawa sendiri di pinggir jalan. Ia tidak menghiraukan orang gila itu, dan terus berjalan. Tapi langkah nya terhenti saat mendengar si orang gila berbicara sambil berteriak.
Orang gila  : “Woey... mau kemana loe siang-siang bawa monyet?”
Abay        : “Dasar orang gila, yang gue bawa ini kambing, bukan monyet.
  Dasar O’on...!” sahut si Abay.
Orang gila  : “Wey PD amat lu? Siapa yang ngomong sama lu? Gua ngomong
                sama kambing lu.! Ngapain tuh kambing siang-siang gini bawa
  monyet? Hahahahah...”
Abay        : “Kampret lu..!!”
Abay pun segera berlalu meninggalkan si orang gila yang masih tertawa terpingkal-pingkal. J